Mencuci tangan dengan memkai sabun akan mencegah timbulnya berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh kuman. Seperti tenggorokan, saluran pernafasan, disentri, diare, iritasi kulit, mata merah, tipus, dan lain-lain.
Sunday, March 24, 2013
Tips Sehat Bersama dr. Samsul Ashar
Mencuci tangan dengan memkai sabun akan mencegah timbulnya berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh kuman. Seperti tenggorokan, saluran pernafasan, disentri, diare, iritasi kulit, mata merah, tipus, dan lain-lain.
Wisma Eks Lokalisasi Semampir Kediri Terbakar
KEDIRI - Sebuah wisma yang berada di kompleks eks lokalisasi Semampir Kota Kediri, Jawa Timur ludes dilalap Si Jago Merah, Rabu (25/3) malam.Titik api diduga pertama kali akibat hubungan arus pendek yang berada di atap salah satu wisma karaoke Brinthik. Tak berselang lama, api langsung melalap isi dari wisma tersebut. Warga, Pekerja seks komersial (PSK) dan juga tamu yang sedang karaoke tiarap berhamburan keluar ruangan. Mereka takut api menjalar ke wisma yang lain, karena jarak antar wisma cukup berhimpitan.
Api baru bisa dijinakkan 2 jam kemudian setelah Warga yang berada di sekitar lokasi , berupaya membantu memadamkan api dengan alat seadanya, serta dua mobil pemadam kebakaran dari Pemkot Kediri.
Menurut keterangan Minto Hartono, salah satu saksi, munculnya percikan api itu karena konsleting listrik dari salah satu wisma yang sedang ada tamu untuk karaoke. "Diduga konsleting dari wisma yang terbakar itu. Saat itu, wisma tersebut sedang ada tamu yang berkaraoke," ujarnya.
Sementara itu, Akibat insiden ini, 2 wisma karaoke rusak parah dan barang-barang ludes dilalap api, dengan kerigian ditaksir puluhan juta rupiah.
Pay Cheque Book Blank, Hundreds of Million Dollar Loss
The data collected, the incident began, in late February 2013 and then around 11:00 pm. At that time, the victim received a call from Global CV Purnama for goods message. Then after the agreement victim at 4 and March 6, 2013 around 11:00 send the goods by 9 tons of peanuts are shelled. And then the victims receive proof of payment bilyert sheet accounts.
And again the next day (07/3/13) around 15:00 the victim to send the goods by 5 tons of seed corn. And given the evidence of the victim's Giro Bilyart dated March 21, 2013. A few days later the two pieces Bilyert giro disbursed to the Bank on the date of maturity. And was surprised that the check turned out 2 pieces Bilyart Giro is empty.
Knowing that instantly come to resume direct victim. Global Purnama its Mojorot Kediri. But after until it turns perpetrators had fled. Once the phone number is also not active Hp. Feeling hopeless victim finally reported the case to the police. "Currently the case is still under investigation. Here's the evidence that there be two empty Bilyart Giro, "said Head of Police Public Relations AKP Surono Kediri City. (*)
Tekan Angka Golput, KPUD Agendakan Mlaku Bareng Masyarakat
KEDIRI - Berbagai cara dilakukan KPUD Kota Kediri, Jawa Timur untuk meningkatkan antusias pemilih dalam pemilihan umum (pemilu). KPUD akan menggelar mlaku bareng dengan seluruh elemen masyarakat, pada Minggu (31/033) mendatang.“Angka golput (golongan putih, red) pada pemilu lalu 25 persen. Kami berupaya menekan hingga 20 persen," ujar Anggota KPUD Kota Kediri Pokja Sosialisasi Zaenal Arifin, Minggu (24/03/2013)
KPUD mengundang seluruh masyarakat Kota Kediri baik, organisasi soal, keagamaan, pengurus partai polisi (parpol), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), organisasi profesi, wartawan dan notaris.
Mlaku bareng dengan seluruh elemen masyarakat menjadi titik dimulainya tahapan pemilihan umum, khususnya Pemilihan Walikota Kediri, pada 29 Agustus mendatang. KPUD berharap masyarakat memahami dan menggunakan hak pilihnya dalam pesta demokrasi tersebut
Hingga kini, baru dua nama yang menyatakan maju dalam bursa Pilwali Kediri. Mereka, Walikota Kediri Samsul Ashar yang diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Wakil Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar yang dipastikan mendapat rekomendasi dari Partai Amanat Nasional (PAN).
Baliho dan poster berukuran besar milik keduanya sudah terpampang di sejumlah sudut Kota Tahu. Samsul Ashar yang tampil dengan slogan dari programnya bersih dan sehat. Sedangkan Abdullah membawa motto menata Kota Kediri tanpa korupsi. Perang baliho diantara mereka dapat dijumlah di beberapa titik fasilitas umum. (*)
Percepat Proses Ekskavasi, Disbud Siapkan Anggaran
KEDIRI – Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga (Disbudparpora) Kota Kediri menyiapkan anggaran untuk mempercepat proses ekskavasi (penggalian) lanjutan di area sumber Dadapan Kelurahan Tinalan Kota Kediri.“Kalau memang tim dari BP3 Trowulan menetapkan, area tersebut terdapat situs, pasti akan kita danai untuk proses ekskavasi lanjutan,” kata Kepala Disbudparpora Kota Kediri Nur Muhyar, Minggu (24/3).
Pihaknya mengaku akan mengalokasikan anggaran tersebut dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD mendatang. “Kalau saat ini, kami belum bisa, kemungkinan akan kita anggarkn dalam PAK nanti,” jelasnya.
Selain itu, kata Nurmuhyar, pihaknya juga akan menetapkan area Sumber Dadapan sebagai area situs sejarah dan dijadikan kawasan obyek wisata. “Kalau memang benar dibawah ini ada bangunan situs sejarah, maka tempat ini juga akan kami jadikan kawasan obyek wisata sejarah peninggalan Kerajaan Kediri,” jelasnya.
Sebelumnya, Nugroho, selaku peneliti BP3 Trowulan mengatakan, akan memetakan keberadaan material batu bata besar untuk mengetahui lebih jelas bangunan di areal sumber. Dari perkiraanya, bangunan yang ada merupakan tempat pengatur saluran air pada zaman kerajaan. “Dari beberapa penelitian dari temuan situs di Kediri, kalau ditemukan disekitar sumber air, biasanya bangunan pengatur air atau irigasi,” jelasnya.
Pihaknya juga mengaku, jika selama ini proses ekskavasi selalu terhambat dalam dukungan minimnya anggaran. Jika tidak didukung anggaran dari Pemda setempat, prosesnya akan memakan waktu yang cukup lama. “Karena yang ditangani seluruh Jawa Timur, makanya selalu terhambat proses ekskavasi. Kecuali jika didukung Pemda setempat untuk pendanaannya,” ujarnya.
Untuk diketahui. sesuai kesaksian warga setempat, munculnya situs purbakala di sumber Dadapan setelah warga bersama Pemerintah Kota Kediri berniat menormalisasi aliran air sumber. Saat dilakukan penggalian disekitar sumber mata air, ditemukan material batu bata berukuran raksasa. Dengan temuan itu, kegiatan normalisasi sumber terpaksa dihentikan/ sampai menunggu hasil penelitian tim ahli dari BP3 Trowulan. (*)
Subscribe to:
Posts (Atom)