Showing posts with label sport. Show all posts
Showing posts with label sport. Show all posts

Tuesday, January 7, 2014

Polres Kediri Kota Siapkan Ratusan Personil Amankan Gelaran IIC 2014



KEDIRI – Sebagai tuan rumah gelaran turnamen inter island cup (IIC), Polres Kediri sedianya sudah melakukan berbagai persiapan. Mulai dari pengamanan maupun koordinasi dengan berbagai pihak. Bahkan, pihak Polres Kediri Kota berencana menyiapkan sekitar 700 personil gabungan dari TNI dan Polri.

Sesuai jadwal, Stadion Brawijaya Kediri, Jawa Timur akan menjadi tuan rumah enam pertandingan di group zona 3 jawa. Yakni Minggu (12/1/2013), Senin (13/1/2013) dan Rabu (14/1/2013).

Kasubag Humas POlres Kediri Kota AKP Siswandi mengatakan, setiap hari akan ada dua pertandingan. Yakni, pukul 15.30 WIB dan pukul 19.00 WIB. “Kami sudah lakukan koordinasi dan menyiapkan personil untuk menjaga jalannya pertandingan,” ujarnya.

Disinggung rawan terjadi bentrok, mengingat pertandingan di Kota Kediri juga ada club Persebaya Surabaya, Siswandi sudah mengantisipasi segala hal kemungkinan jika terjadi bentrok. “Masing-masing perwakilan suproter sudah kami undang untuk bersama-sama menjaga agar suasana tetap kondusif,” terangnya.

Untuk diketahui, empat klub yang akan berlaga di stadion Brawijaya nanti. Yakni, Persik, Persebaya, Persiba Bantul dan Gresik United. (*)

Untuk jadwal pertandingan di Stadion Brawijaya
Hari                             Kic Off                        Pertandingan
Minggu (12/1) Pukul 15.30 WIB         Persebaya VS Persiba Bantul
                                    Pukul 19.00 WB          Persik Kediri VS Gresik United
Senin (13/1)                 Pukul 15.30 WIB         Gresik United VS Persebaya
                                    Pukul 19.00 WIB         Persiba Bantul VS Persik Kediri
Rabu (15/1)                  Pukul 15.30 WIB         Persik Kediri VS Persebaya
                                    Pukul 19.00 WIB         Gresik United VS Persiba Bantul

Thursday, November 28, 2013

Syarat ikut ISL, Stadion Brawijaya di Verifikasi





KEDIRI – Guna menjadi persyaratan layak dan tidaknya stadion Brawijaya untuk kompetisi Indonesia Super Liga (ISL), dua tim verifikasi dari PSSI melakukan verifikasi uji kelayakan stadion Brawijaya Kediri.

Dua tim verifikasi ini selama satu hari berada di Kediri untuk meninjau fasilitas stadion, mulai dari kelayakannya digelar pertandingan ISL maupun beberapa fasilitas lain.

Salah satu anggota tim verifikasi Darwis Satmoko mengatakan, untuk peninjuan kali ini  pihaknya melakukan beberapa pemeriksaan. Diantaranya lampu, rumput lapangan, Kamar ganti, dokumet stadion, hingga ruang jumpa pers. “Kita periksa semua piranti-piranti di Stadion, mulai rumput dan fasilitas penunjang lain,” ujarnya.

Namun demikian untuk hasil dari verifikasi ini, pihaknya tidak bisa menjelaskannya, karena semua hasil verifikasi akan diserahkan ke PSSI. “Kami hanya bertugas untuk mengukur data stadion  dan tidak berkompeten memberikan penilaian mengenai layak atau tidaknya stadion tersebut untuk menggelar pertandingan di ISl musim depan,” ujarnya.

Pihaknya hanya menyebut, lapangan stadion dikatakan dalam kondisi bagus apabila  rumput dapat menutup semua permukaan serta memiliki daya kelenturan.

Sementara itu, regulator badan Liga Indonesia masih memberi kesempatan kepada masing masing klub untuk memperbaiki kembali fasilitas stadion hingga tanggal 5 Desember mendatang. Keputusan mengenai Layak atau tidaknya Stadion, nantinya yang berwenang untuk memberikan penilaian adalah PT Liga yang diumumkan 5 hari kemudian, yakni tanggal 10 Desember. (*)

Wednesday, June 5, 2013

Ratusan Atlet Bertanding Perebutkan Trophy Muspida



KEDIRI - Demi membangkitkan semangat generasi muda yang tangguh dan demi tegaknya NKRI, Kodim Kediri 08/09 mengelar Kejuaraan Tenis Lapangan tingkat Junior se-Jatim. Dalam kejuaraan ini akan diikuti mulai usia 10,12,14,16, dan 21 Tahun Putra dan Putri.

Kejuaraan yang bertajuk Dandim CUP 2013 ini diikuti setidaknya 124 Atlit yaitu Putra 80 peserta dan Putri 44 peserta dengan memanfaatkan 10 lapangan tenis yang ada di Kota dan Kabupaten Kediri. Masing-masing 2 unit lapangan milik Bank Indonesia, 2 Unit Milik PG Pesantren, 2 unit lapang Pencab Kabupaten Kediri, 2 unit milik Polres Kediri Kota dan 1 unit lapang milik Kodim dan LDII.

Memperebutkan hadiah Rp.16 juta dari dukungan Kodim, Pemerintah Kota dan Kabupaten Kediri, serta seluruh donatur yang membantu kelancaran dan kesuksesa penyelenggaraan maupun prestasi. Kejuaraan Tennis lapangan ini akan membutuhkan waktu tiga hari. Mulai Tanggal 6-9 Juni, dengan memperebutkan trophy Muspida Kediri dengan tema “Kita bangkitkan semangat generasi muda yang tangguh sukses penyelenggaraan dan prestasi”. “Ini sebagai bentuk kepedulian yang dilakukan oleh Kodim dalam mendukung prestasi kaum muda.Dan kegiatan ini sebagai bentuk salah satu ekstra pemanasan terhadap atlit Tenis dalam menghadapi kejuaraan Porprov di Madiun 23-30 Juni 2013 mendatang,” kata Walikota Kediri dr. Samsul Ashar.SP.Pd, usai membuka acara, Kamis (6/6).

Sementara itu Komandan Kodim 08/09 Kediri Letkol Infantri Heryadi mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk mengolahragakan olahraga dan memasyarakatkan olah raga dari para atlit yang ikut ambil bagian. “Ini juga sebagai ajang pemanasan bagi atlit tenis untuk menghadapi kejuaraan PORPROV IV Madiun,” tambahnya usai mengikuti pembukaan kegiatan akan dimulai Dandim Cup se-Jatim di Makodim Jalan Ahmad Yani Kota Kediri.

Wednesday, May 8, 2013

Terancam Bentrok, Walikota Kediri Minta Mubes Persikmania Diundur



KEDIRI - Walikota Kediri meminta rencana musyawarah besar (mubes) memilih ketua suporter Persik Kediri, pada 12 Mei 2013 diundur. Sebagai pembina persikmania, walikota akan mengumpulkan pengurus Forum Komunikasi Suporter Persik (FKSP) dan seluruh koordinator wilayah (korwil).

“ Perlu duduk bersama-sama, Namanya persikmania, adalah organisasi masyarakat, kalau bentrok yang jangan.  Bagaimana persikmania bersatu, jangan terpecah-pecah. Sebaiknya diundur dulu. Saya akan mengumpulkannya,” ujar  Samsul Ashar, Rabu (08/5)

Walikota berjanji akan segera mengumpulkan pengurus FKSP dan seluruh korwil persikmania, termasuk Tim 9 yang ngotot akan menggelar mubes pada 12 Mei besok. Orang nomor satu di ‘Kota Tahu’ itu berharap tidak ada kelompok tertentu yang sengaja menumpangkan kepentingan pada tubuh suporter.

“ Sudah bukan jamannya lagi ada kepentingan tertentu yang menumpang pada suporter. Malam ini saya ke Surabaya. Mungkin besok atau lusa, akan kita kumpulkan seluruhnya,” imbuh Samsul Ashar.

Terpisah, Kapolres Kediri Kota AKBP Ratno Kuncoro mengaku, telah menerima surat dari FKSP. Pihaknya menyerahkan penyelesaian konflik diantara soporter Persik kepada Walikota. Kapolres berharap, perpecahan antar sesama pendukung tim Macan Putih segera menemukan solusi.

“ Saya sarankan, agar Walikota sebagai pembina Persik melakukan pertemuan dengan semua pihak. Di dalam pertemuan itu, semuanya diajak bicara, bagaimana solusi baiknya. Jangan sampai terjadi konflik,” ungkap AKBP Ratno Kuncoro.

Sebagaimana diberitakan, sekelompok korwil persikmania yang menyebut Tim 9 berencana menggelar mubes pemilihan ketua persikmania, pada 12 Mei mendatang. Mereka beralasan, jabatan Ketua FKSP Mohammad Hanif sudah habis sejak Desember 2012 lalu.

Rencana Tim 9 ini menuai protes dari pengurus FKSP. Mereka merasa telah dilangkahi. FKSP meminta agar rencana itu dibatalkan. Pasalnya, selain menyalahi prosedur pemilihan, juga ditengarai bernuansa politis menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Kediri Agustus mendatang.

FKSP telah menyurati Kapolres Kediri Kota dan Komandan Kodim 0809 Kediri. Isi dari surat itu adalah pernyataan sikap FKSP serta keberatan-keberatan atas rencana terselenggaranya mubes persikmaniapada 12 Mei mendatang. FKSP juga menyampaikan bahwa, jika mubes tetap digelar pada waktu itu, pihaknya tidak menjamin terjadi kericuhan yang berujung pada bentrok fisik.

Ditanya mengenai kemungkinan tetap terselenggaranya mubes persikmania dan kekhawatiran terjadinya bentrok fisik, Kapolres mengaku, sebagai pihak keamanan pihaknya akan berusaha mencegah terjadinya konflik. Kapolres terus mewanti-wanti agar kedua belah pihak dan seluruh elemen yang terlibat mengedepankan komunikasi. (*)

Thursday, April 11, 2013

Kisruh, Pilihan Ketua Persikmania Ditunda

KEDIRI - Musyawarah Besar (Mubes) pilihan Ketua Forum Komunikasi Suporter Persik (FKSP) Kediri pereode 2013-2015 gagal digelar. Pemilihan pimpinan persikmania yang sedianya dilaksanakan, pada 5 April lalu itu ditunda hingga Juni mendatang.

Ketua FKSP Mohammad Hanif merasa telah dilangkahi oleh sekelompok orang yang menyebut tim 9. Ia menengarai rencana Mubes yang digagas tim 9 tidak lebih dari nuansa kepentingan yang justru mengabaikan kepentingan klub Persik Kediri. "Mereka tidak jadi menggelar Mubes. Sesuai mekanisme, Mubes memang harus melalui persiapan panjang. Terutama, harus diketahui oleh pembina FKSP (Walikota Kediri) dan pengumpulan seluruh koordinator wilayah (korwil)," ujar Mohammad Hanif, Kamis (11/04/2013)

Diakui Hanif, masa jabatannya telah berakhir, sejak 12 Desember 2012 lalu. Tetapi demi kepentingan tim Macan Putih, rencana Mubes lebih baik ditunda hingga akhir kompetisi agar tidak ada persoalan ihwal dukungan suporter terhadap klub

Informasi yang dihimpun, tim 9 telah melakukan serangkaian kegiatan persiapan Mubes FKSP sejak Maret lalu. Pada 31 Maret mereka sudah melakukan sosialisasi pemilihan Ketua FKSP yang sedianya digelar. pada 5 April kemarin.

Akan tetapi, karena adanya protes, akhirnya rencana itu gagal digelar. Hanif kemudian mengadakan pertemuan dengan sejumlah korwil yang dikemas dalam acara silaturahmi persikmania di Gedung Nasional Indonesia (GNI) bebera waktu lalu

Dalam kesempatan itu, menurut sumber beritajatim.com, Hanif bercerita bahwa dirinya telah dilangkahi oleh sejumlah orang yang menyebut tim 9. Tim sengaja akan menggelar Mubes karena masa kepemimpinan Hanif sudah berakhir sejak 12 Desember lalu.

Karena pertikaian antara Ketua FKSP dengan tim 9 terus memanas, kedua belah pihak kemudian dipertemukan dalam suatu forum, tiga hari lalu. Hasil dari pertemuan tersebut diputuskan bahwa Mubes ditunda hingga akhir kompetisi 2013. (*)

Tuesday, April 2, 2013

Persik Akan Evaluasi Lini Depan




KEDIRI - Tumpulnya lini depan kesebelasan persik kediri saat menghadapi kesebelasan Madiun Putra di GOR Wilis Madiun, Senin (1/4) sore kemarin, membuat pelatih persik kecewa. Dalam waktu dekat sejumlah pemain khususnya striker akan dilakukan evaluasi guna menajamkan tim Macan Putih.

Pelatih kesebelasan Persik Kediri, Aris Budi Sulistio mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan sejumlah evaluasi terhadap para pemain, khususnya lini depan. Menurutnya, dari hasil evaluasi saat melawan kesebelasan Madiun Putra, lini depan masih terlihat tumpul dan kurang akurasinya penyelesaian terakhir oleh striker depan membuat peluang sering terbuang sia-sia. “Banyak peluang yang terbuang sia-sia, karena
kurang tajamnya lini depan, untuk itu, kami akan melakukan evaluasi,” ujarnya, Selasa (2/4).

Masih kata Aris, pihaknya juga menilai adanya kurang fair play kepemimpinan wasit saat laga hingga tim asuhannya tidak mendapatkan bidikan pinalti yang seharusnya diberikan ketika bola blunder diareal gawang Madiun Putra.

Untuk diketahui, Sejauh ini meski persik kalah dengan kesebelasan madiun putra dalam laga tandangnya, namun kesebelasan tim macan putih tetap bertengger di puncak klasemen gruop 5 dengan nilai 13. Sementara Madiun Putra duduki posisi ke lima dengan nilai 8 yang akan bermain kembali dengan persik kediri 27 april mendatang distadion brawijaya. (*)

Saturday, March 30, 2013

Ribuan Persikmania Siap Ungukan Stadion Wilis Madiun

KEDIRI – Tampaknya tak terpengaruh munculnya kericuhan suporter Bonek pendukung Tim Persebaya dengan Arema mania (pendukung kesebelasan Arema Indonesia) beberapa waktu lalu hingga “memakan” korban 1 orang meninggal dunia. Polres Madiun ijinkan 1500 suporter persik mania mendatangi atau ngluruk datang ke Madiun.

Demi membela klub kesayangannya bertanding melawan Madiun Putra tanggal 1 April 2013 mendatang dalam lanjutan Kompetisi Divisi Utama PT liga Indonesia.

Hanif selaku Ketua FKSP (Forum Komunikasi Suporter Persik) menjelaskan dari hasil pertemuan dengan pihak kepolisian serta elemen suporter Madiun Putra yang berjuluk The man dalam pertemuan itu tercapai kesepakatan jika suporter team tamu (Persik Mania) dilarang untuk memakai atribut jika berada diluar area lapangan.

Dan sebaliknya suporter tamu diijinkan untuk memakai atribut dan memasang spanduk jika berada di dalam lapangan. “Kami telah berkomunikasi dengan pihak kepolisian dan penanggung suporter MP dengan kesepakatan yang telah disetujui bersama.Direncanakan tret tetet persik akan membawa 5 Bus dan sejumlah mobil pribadi,” terangnya, Sabtu (30/3/13).

Sementara itu Hanif menjamin mereka yang berangkat naik 5 armada bus serta dua mobil kendaraan pribadi tersebut merupakan supporter yang telah bertiket. (*)

Wednesday, March 27, 2013

Laga Uji Coba, Panpel Gratiskan Tiket



KEDIRI - Sebelum melawat ke Stadion Wilis melawan tim Madiun Putra FC, tim Macan Putih – julukan Persik Kediri - berencana melakukan laga uji coba melawan tim Indonesia Muda (IM) di Stadion Brawijaya Kota Kediri, Kamis (28/3) sore.

Manajemen Persik Kediri Anang Kurniawan mengatakan, laga uji coba ini untuk mengetahui komposisi pasti permainan persik sebelum melawan Madiun Putra. Selain itu, untuk memberikan hiburan bagi pecinta Persik Kediri, pihaknya akan menggratiskan pertandingan Kamis sore besuk. “Kami gratiskan tiketnya. Jadi kami menghimbau agar Persik mania berbondong-bondong mendatangi Stadion Brawijaya untuk melihat laga uji coba ini,” harapnya.

Masih kata Anang, dengan melawan para pemain junior, diharapkan para pemain persik bisa menunjukkan kemampuan maksimalnya. “Kami harap, para pemain bisa optimal menunjukkan kemampuan melawan juniornya, agar komposisi permainan bisa terbentuk,” ujarnya. (*)

Lawan Madiun Putra, Persik Targetkan Poin Penuh



KEDIRI - Persik Kediri mematok target poin penuh saat melawat ke kota Madiun melawan Madiun Putra FC, Senin (1/4) mendatang dalam lanjutan laga devisi utama PT Liga Indonesia.

Manajemen Persik Kediri Anang Kurniawan mengatakan, target poin penuh melawan Madiun Putra karena untuk mengamankan posisi klasemen Persik yang saat ini masih berada di puncak dengan nilai 13 poin. Jika hanya mendapatkan 1 poin atau kalah, dikhawatirkan posisi Persik akan tergeser oleh posisi klasemen dibawahnya. Yakni, PSIM Yogyakarta yang saat ini mengoleksi 10 poin. “Sesuai recovery para pemain, saat melawan Madiun Putra kita targetkan tiga poin,” kata Anang, Rabu (27/3).

Masih kata Anang, target poin penuh juga tidak terlalu berlebihan, mengingat wilayah Madiun yang berdekatan dengan Kota Kediri, membuat Persikmania juga tidak keberatan untuk memberikan dukungan untuk mendatangi stadion Wilis Madiun. “Kami kira untuk dukungan penuh Persikmania juga akan menjadi factor tersendiri untuk mengamankan poin di Madiun. Karena jarak Kediri-Madiun yang dekat, Persikmania pasti tet-tet-tet ke Madiun,” ujarnya.

Untuk kebarangkatan para pemain, kata Anang, hingga saat ini belum ada kepastian, karena manajemen dan official belum melakukan meeting. “Mungkin akan berangkat Minggu pagi, tapi kepastiannya masih menunggu rapat manejemn dan official,” ujarnya. (*)

Friday, March 15, 2013

Pelatih Persis Akui Persik Lebih Unggul


SOLO - Pelatih Persis Solo Agung Setyabudi mengakui keunggulan Persik Kediri atas timnya. Sehingga pertandingan lanjutan kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2012 di Stadion Sriwedari Surakarta, Jumat (15/03/2013) kemarin berkesudahan dengan skor 2-1 untuk kemenangan tim Macan Putih.

"Tim yang kuat akhirnya yang menang, itulah komentar saya," ujar Agus Setyabudi. Anak asuhnya sudah memberikan penampilan terbaik, tetapi akhirnya kemenangan berpihak kepada Persik. Dia berjanji akan segera melakukan evaluasi.

Sempat unggul lebih awal melalui sontekan Bayu Nugraha di babak kedua, menit ke-50, namun kedudukan justru berbalik. Persik membalas gol cepat lewat pemain muda berbakat Faris Aditama, tiga menit setelahnya dan mengukuhkan kemenangan atas gol Agus Susanto menit ke-69

Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan ditiup wasit Nusur Fadilah dari Jakarta Pusat. Laskar Brajamusti harus puas dengan posisi empat grup 5 dengan jumlah poin empat. Sedangkan Persik kokoh di puncak grup dengan total poin 13.

Pelatih Persik Aris Budi Sulistyo mengaku sangat bersyukur atas hasil impresif disumbangkan anak asuhnya di markas Laskar Pasopati, pendukung Persis. Kemenangan tersebut, kata Aris, tidak lepas dari dukungan masyarakat Kota Kediri, khususnya persikmania yang datang langsung ke Solo. "Yang perlu dicatat dalam pertandingan ini adalah Agung (pelatih Persis) teman saya sejak kecil. Kemudian pelatih kipernya adik kandung saya. Sehingga, pertandingan antar saudara ini akhirnya berakhir," ujar Aris

Aris menambahkan, kunci kemenangan timnya adalah semangat bertanding. Namun ia menyayangkan kondisi lapangan yang becek, sehingga pertandingan tidak bisa berkembang dengan baik. "Apabila lapangan tidak becek, saya yakin pertandingan akan lebih menarik. Pertandingan akan berkembang. Tidak seperti tadi, bola selalu kandas pada genangan air dan sulit ditendang," pungkas Aris. (*)

Persik Pecundangi Persis Solo


KEDIRI - Persik Kediri akhirnya berhasil mempecundangi tuan rumah Persis Solo dengan skor 2-1 dalam lanjutan kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2013 di Stadion Sriwedari, Surakarta, Jumat (15/03/2013) sore.

Dua gol kemenang tim bertajuk Macan Putih disumbangkan oleh Faris Aditama menit ke-53 dan Agus Susanto menit ke-69. Sedangkan satu gol penggembira tuan rumah dicetak oleh Bayu Nugroho menit ke-50.

Dengan kemenangan tersebut, Persik tetap kokoh di puncak grup V. Persik telah mengoleksi 13 poin absolut dari lima pertandingan. Empat kali menang dan satu kali seri. Sedangkan, Persis baru mengantoni empat poin, dari dua kali laga.

Sejak kickoff peluit babak pertama ditiup wasit Nusur Fadilah dari Jakarta Pusat, tuan rumah Persis langsung mengambil inisiatif menyerang. Anak asuh Agung Setyabudi bermain dengan skema 4-5-1

Sedangkan tim tamu Persik yang mengenakan kostum ungu, memainkan skema 4-4-2. Permainan tidak berkembang dengan baik, karena lapangan dipenuhi genangan air. Babak pertama pun berkesudahan imbang tanpa gol.

Persis membuka gol melalui Bayu Nugroho, pada babak kedua menit ke-50. Bermula dari kesalahan pemain belakang Persik, pemain bernomor punggung 7 itu berhasil menceploskan bola dari sektor sebelah kanan gawang Persik yang dijaga Wahyudi.

Sontak, ribuan pasopati, suporter fanatik Persis bergemuruh. Tetapi kedudukan 1-0 hanya bertahan selama tiga menit. Karena Faris Aditama berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-53

Melalui serangan balik cepat, pemain muda berbakat Persik itu melepaskan tendangan jarak jauh dari sektor sebelah kanan Persis. Bola yang melaju datar gagal ditaklukkan oleh penjaga gawang Bagus Jiwo.

Sehingga kedudukan imbang 1-1, membuat tempo pertandingan naik. Kedua tim melakukan perubahan skema serangan dengan melakukan penggantian sejumlah pemain.

Persis terus melakukan tekanan. Mereka bahkan kerap mengurung lini pertahanan Persik. Akhirnya petaka bagi tuan rumah terjadi pada menit ke-69. Keluar dari tekanan, Persik justru berhasil mencetak gol

Agus sukses menyempurnakan tendangan bebas sang kapten Fatchul Ihya. Bola muntahan setelah dibendung kiper Bagus Jiwo, langsung disambar oleh pemain bernomor punggung 8 itu. Kedudukan 2-1 untuk Persik bertahan hingga pertandingan berakhir. (*)

Thursday, March 14, 2013

Meski Pincang, Persik Target Minimal 1 Poin


KEDIRI - Persik Kediri berharap meneruskan trand positifnya saat bertandang ke markas Persis Solo dalam lanjutan Kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia di Stadion Manahan, Solo, Jumat (15/03/2013) sore. Tim bertajuk Macan Putih bertekad mencuri poin, untuk mempertahankan posisinya di puncak grup V

Pelatih Persik Aris Budi Sulistyo mengatakan, satu poin dari Laskar Brajamusti, sebutan Persisi adalah target yang realistis. Syukur-syukur, timnya mampu mendulang poin penuh, seperti dua laga sebelumnya menjamu Pesewangi Banyuwangi di kandang Stadion Brawijaya Kediri

Untuk memuluskan niatnya, Aris Budi akan menurunkan Dimas Galih, sebagai pemain pengganti Oliver Makor. Dimas yang notabene pemain asli Solo diharapkan bisa mengusung motivasi tinggi tampil di tanah kelahirannya dan masyarakat Surakarta. "Dimas Galih mantan pemain Persis. Dia tahu bagaimana kekuatan timnya. Kami juga sudah mempelajari karakter bermain Persis. Kami berharap Dimas bisa menjadi motor penggerak selain kapten tim Fatchul Ihya," kata Aris Budi, saat acara pelepasan tim Persik oleh istri Walikota Kediri Dahlia Iskak di Balaikota Kediri, Rabu (13/03/2013)

Kendati dalam kepercayaan diri tinggi, namun Aris mewanti-wanti agar anak asuhnya tidak terlena. Ia mengisyarakatkan agar Fatchul dkk melakukan strategi zona marking, mewaspadai semua pemain Persis dari setiap lini.

Sementara itu, Persik bakal tampil pincang. Ini setelah Oliver Makor absen karena terkena akumulasi kartu saat meladeni Persewangi. Selain itu, Persik juga terancam tanpa diperkuat Hariyanto, karena pemain senior itu masih berkutat dengan cidera hamstring.

Persik saat ini menduduki posisi puncak grup V DU Liga Indonesia 2013. Tim juara Liga Indonesia 2003 itu sudah berhasil mengumpulkan 10 poin dari empat laga yang sudah dijalani. Tiga kali menang dan satu kali seri. (*)

Friday, March 8, 2013

Perbaikan 19 Unit Lampu Stadion, Pemkot Butuh Anggaran Ratusan Juta Rupiah


KEDIRI – Terkendalanya pertandingan home Persik Kediri bermain dimalam hari, salah satunya, dikarenakan adanya kerusakan 19 lampu stadion Brawijaya Kediri, Jawa TImur.

Untuk itu, Pemkot kediri akan segera membenahi lampu stadion brawijaya yang mati dan rusak untuk memaksimalkan pertandingan home persik dalam laga divisi utama 2013. Panitia Pelaksana (panpel) Persik sudah berkoordinasi dengan kepala Dinas Tata Ruang Kebersihan dan Pertamanan (DTRKP) guna membahas masalah ini.

Ketua Panpel Persik Kediri Triyono Kutut mengatakan, biaya yang dibutuhkan untuk perbaikan lampu stadion cukup besar hampir mencapai setengah milyar. “Anggarannya cukup besar, karena lampu tersebut harganya cukup mahal,” ujarnya.

Sesuai catatan Panpel, jumlah lampu yang mati sebanyak 19 unit. Sedangkan perbaikan untuk satu unit lampu saja mencapai Rp 25 juta. Menurut Triyono Kutut, perbaikan lampu stadion brawijaya direncanakan secara bertahap. “Ya nanti akan kita perbaiki secara bertahap. Jika langsung, dikhawatirkan akan membebani APBD,” jelasnya.

Triyono Kutut menambahkan, jumlah lampu di stadion brawijaya saat ini ada 24. Jika yang rusak hanya bola lampunya, sebenarnya tidak membutuhkan biaya besar. Tetapi, karena yang rusak termasuk rumah lampunya, biaya yang harus dikeluarkan menjadi cukup besar. (*)

Antisipasi Kebrutalan Suporter, Polisi Akan Kawal Konvoi Persikmania


KEDIRI - Banyaknya keluhan dari masyarakat tentang kebrutalan oknum persikmania usai pertandingan sepak bola yang selalu mengganggu pengguna jalan lainnya. Polres Kediri selalu melakukan langkah pencegahan dengan melakukan berbagai pengawalan untuk konvoi persikmania, usai pertandingan.

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Surono mengatakan, pihaknya telah bekerjasama dengan semua jajaran untuk melakukan pengamanan agar Oknum Persikmania yang membuat ricuh dapat ditindak. “Kami siap menindak ulah oknum sporter yang anarkis dengan mengganggu pengguna jalan,” tegasnya.

Surono juga menambahkan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan dan penindakan tegas terhadap Persikmania yang kedapatan membawa pentungan dan alat berbahaya saat konvoi. Surono juga berharap semua Persikmania tertib saat usai mendukung tim kesayangannya. (*)

Wednesday, March 6, 2013

Dengan Sepuluh Pemain, Persik Menang Tipis dan Kokoh di Grup 5


KEDIRI – Meski bermain dengan sepuluh pemain, Persik Kediri kembali meneruskan trend positifnya. Bermain di hadapan 14.000 pendukung fanatiknya, tim bertajuk Macan Putih menang tipis 1-0 dari tamunya Persewangi Banyuwangi, di Stadion Brawijaya Kota Kediri, Selasa (05/03/2013) sore.

Kemenangan tersebut semakin memperkokoh Persik sebagai juara grup V kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2013. Kini poin yang sudah dikoleksi Persik sebanyak 10 dari empat pertandingan yang sudah dilalui.

Gol semata wayang Persik lahir dari kaki Faris Adhitama, pada babak pertama. Keunggulan 1-0 tersebut bertahan hingga pertandingan berkesudahan.

Pelatih Persik Aris Budi Sulistyo dalam konferensi pers mengatakan, kunci kemenangan timnya adalah bersabar dan bermain secara kolektif. Mantan pemain Persik itu mengaku, sangat bersyukur atas hasil positif yang kembali diraih klubnya.

Aris mengatakan, keputusan menarik keluar Faris Adhitama setelah timnya unggul karena pertimbangan kondisi yang bersangkutan. Pemain bernomor punggung 11 itu sempat melambaikan satu tangannya ke atas dan menunjuk perutnya. “Sejak awal Faris mengeluhkan sakit di perutnya. Tetapi, dia masih bersemangat. Dia ingin menunjukkan performa terbaiknya. Alhamdulillah, akhirnya dia bisa membuktikan hasil dari kemauan kerasnya itu,” imbuh Aris Budi.

Persik harus bermain dengan 10 pemain setelah Oliver Makor diusir oleh wasit Hamsir dari Balikpapan. Meskipun kalah jumlah pemain, tetapi Persik justru mampu mencetak gol. Aris bersyukur, tim tamu Persewangi juga kehilangan satu pemainnya setelah M. Fofana juga mengalami nasib yang sama seperti Makor.

Terpisah, Bagong Iswahyudi mengatakan, secara keseluruhan, permainan anak asuhnya sudah sangat bagus dan sesuai dengan apa yang sudah diinstruksikan. Hanya saja, Persik bisa mengimbangi strategi yang dijalankannya. (*)

Sunday, March 3, 2013

* Jelang Laga Persik Vs Persewangi, Walikota Periksa Menu Makan Tim 'Macan Putih'


KEDIRI – Jelang laga pertandingan Persik Kediri Vs Persiwangi Banyuwani, Walikota Kediri Samsul Ashar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Mess Pemain Persik Kediri di Jalan PK Bangsa Kota Kediri. Pria yang juga ketua Dewan Pembina Persik itu memeriksa menu makan para punggawa 'Macan Putih' yang akan bertanding kontra Persiwangi Banyuwangi di Stadion Brawijaya Kota Kediri, Selasa (5/3) sore.

”Inspeksi ini bertujuan untuk melihat menu makanannya harus terjaga kalori. Sebab, kalori seorang atlet harus tercukupi. Juga harus cukup air, karena kebutuhan tubuh kita. Kalau cairannya kurang, maka mudah terkena infeksi,” ujar Samsul Ashar usai sidak.

Samsul Ashar yang juga seorang dokter ini, mengingatkan agar para pemain agar tidak mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak lemak, satu hari sebelum laga. Sebab, apabila mereka makan-makanan berlemak, akan membuat tubuh mereka menjadi loyo saat bertanding. “Jangan makan makanan berlemak satu hari menjelang pertandingan. Sebab, lemak akan membuat penumpukan asam laktat menjadi cepat. Lemak juga sulit diproses dan membutuhkan banyak oksigen. Kalau cadangan oksigen minim, maka gampang loyo,” pesan Samsul Ashar.

Dalam sidak tersebut, Samsul Ashar memeriksa seluruh ruang kamar pemain dan menu makanan para pemain. Samsul Ashar juga memberikan pesan moral kepada para pemain dan janji bonus kepada mereka. “Masalah bonus kepada pamain, itu pasti. Akan kita berikan bonus kepada mereka. Mari kita sama-sama mendukung Persik agar prestasinya terus naik dan bisa kembali ke Indonesia Super League (ISL) tahun mendatang,” tambahnya.

Selain itu, dalam kesempatan itu, Pak Dokter – sapaan Samsul Ashar – juga menyempatkan diri melakukan pengecekan pada lutut kapten Persik, Harianto yang mengalami cedera. Dengan keahliannya, Pak Dokter melihat kondisi cedera yang dialami Harianto. “Ini tidak terlalu parah, 7 hari kedepan sudah bisa normal kembali,” ujarnya.

Disinggung kesiapan Harianto saat pertandingan melawan Persewangi nanti, Samsul menegaskan, tetap bisa bermain. Hanya saja tidak boleh sampai full time. Karena dikhawatirkan akan terjadi benturan lagi. “Bisa main, tapi jangan full time,” jelasnya.

Untuk diketahui, Persik kini menjadi juara grup V kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2013. Persik sudah mengoleksi 7 poin dari 3 laga yang sudah dilakoninya.

Saturday, March 2, 2013

Jadwal Pertandingan Persik Kediri Divisi Utama 2013


PUTARAN PERTAMA
Hari Tanggal Pertandingan
Senin 11 Februari 2013 PSIM Yogyakarta vs PERSIK
Jumat 15 Februari 2013 PPSM Magelang vs PERSIK
Selasa 26 Februari 2013 PERSIK vs PSMP Mojokerto
Selasa 5 Maret 2013 PERSIK vs PERSEWANGI Banyuwangi
Senin 11 Maret 2013 PERSIPASI Bekasi vs PERSIK
Jumat 15 Maret 2013 PERSIS Solo vs PERSIK
Senin 1 April 2013 MADIUN PUTRA FC vs PERSIK

PUTARAN KEDUA
Sabtu 27 April 2013 PERSIK vs MADIUN PUTRA FC
Minggu 12 Mei 2013 PERSIK vs PERSIPASI Bekasi
Kamis 16 Mei 2013 PERSIK vs PERSIS Solo
Senin 20 Mei 2013 PSMP Mojokerto vs PERSIK
Senin 27 Mei 2013 PERSEWANGI Banyuwangi vs PERSIK
Rabu 5 Juni 2013 PERSIK vs PPSM Magelang
Minggu 9 Juni 2013 PERSIK vs PSIM Yogyakarta

Friday, March 1, 2013

Bantu Pendanaan, Walikota Anjurkan PNS Nonton Persik


KEDIRI - Persik Kediri yang saat ini menjadi club professional dengan tidak menggunakan dana APBD dan murni menggunakan dana dari sponsor maupun penghasilan tiket saat pertandingan. Walikota Kediri Samsul Ashar menganjurkan agar sekitar 6000 PNS dilingkungan Pemkot Kediri, ikut meramaikan stadion dengan membeli tiket saat Persik bertanding.

Dengan adanya para PNS yang juga ikut melihat pertandingan, maka secara tidak langsung akan membantu pendanaan Persik dalam mengikuti lanjutan liga Devisi utama liga super Indonesia. “Jangan instruksi lah, nanti salah lagi, mending anjuran gitu. Mari kota nonton Persik,” pinta Samsul.

Masih kata Samsul, dengan adanya semua persikmania yang melihat dengan membeli tiket, maka sudah ikut memiliki Persik yang juga merupakan bagian dari masyarakat Kota Kediri. Apalagi, Walikota Samsul yang juga pembina Persik kediri ini memberikan target, tahun ini bisa lolos menjadi tim promosi di Indonesia Super League (ISL). (*)

Thursday, February 28, 2013

Penuhi Stadion, Walikota Himbau Perusahaan Ajak Karyawannya


KEDIRI - Walikota Kediri meminta seluruh perusahaan di Kota Kediri membeli tiket pertandingan Persik Kediri. Walikota juga menganjurkan seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri untuk berbuat hal yang sama.

"Seluruh elemen masyarakat, perbankan untuk turut mendukung Persik Kediri. Perusahaan agar menganjurkan karyawannya menonton dengan membeli tiket pertandingan," ujar Walikota Samsul Ashari, Jumat (01/03/2013).

Persik Kediri telah menjadi klub profesional tanpa asupan APBD. Sebagai pembina, Walikota sangat mengharapkan dukungan seluruh elemen masyarakat dan perusahaan untuk ikut membesarkan. "Perusahaan-perusahaan selama ini mengais rejekinya di Kota Kediri. Mari kita sama ikut mendukung dan tidak hanya memebankan pada pemerintah daerah," terang Samsul Ashar.

Prestasi tim Macan Putih, imbuh Samsul, tidak lepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat. Kini, tim tiga kali juara Liga Indonesia itu sudah memuncaki grup 5 kompetisi Divisi Utama LI.

Persik sudah mengoleksi tujuh poin dari tiga laga yang sudah dilakoni. Antara lain, menang dari PSIM Yogyakarta, menahan imbang PPSM Magelang dan menang tipis 1-0 dari tamunya PSMP Mojokerto di Stadion Brawijaya Kota Kediri, 26 Februari kemarin. (*)

Wednesday, February 27, 2013

Persik Sisakan Hutang Miliaran Rupiah


KEDIRI – Persik Kediri masih memiliki tanggungan hutang kepada pihak ketiga kurang lebih Rp 2 miliar. Kendati prestasinya kini mulai naik, tetapi tim tiga kali juara Liga Indonesia itu masih dibayang-bayangi oleh krisis finansial.

“Kita masih upayakan terus mencari solusinya. Alhamdulillah, pihak konsorsium membuat surat pernyataan berisi komitmennya untuk melunasi kekurangan dana yang dijanjikan dahulu,” ujar pengurus Persik Arya Wisnuadhi, Kamis (28/2).

Hutang itu sisa dari kompetisi Divisi Utama Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) 2011/2012 lalu. Persik yang memberanikan diri menjadi bagian klub profesional tanpa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mengikat kontra kerjasama dengan pihak konsorsium.

Persik, waktu itu dijanjikan dana segar Rp 8 miliar, sebagai biaya operasional selama mengaruhi kompetisi. Tetapi, kenyataanya Persik gagal kembali naik ke kasta tertinggi sepakbola Indonesia. Disisi lain, dana yang dijanjikan tidak dikucurkan sepenuhnya.

Tentunya, manajemen tim bertajuk Macan Putih kelabakan. Pasalnya, mereka sudah menutupi kekurangan biaya dengan menghutang kepada pihak ketiga. Tentunya, dengan perjanjian nilai bunga hutang.

Musim kompetisi ini, Persik kembali hijrah ke PT Liga Indonesia. Prestasi Persik nampaknya mulai naik. Kini, Persik berhasil memimprin grup V, dengan perolehan poin 7 dari tiga laga yang sudah dilakoninya.

Sementara itu, Walikota Kediri Samsul Ashar yang juga selaku pembina Persik Kediri berharap masyarakat punya andil dalam membesarkan tim kebanggaannya dengan cara membeli tiket saat menonton. Pihaknya juga merangsang pemain dengan menjanjikan bonus bila tim macan putih prestasinya terus menanjak dan bisa naik kasta.