KEDIRI - Pasca Koalisi Masyarakat Antikorupsi Kota (KMAK) Kediri membongkar praktik manipulasi data hasil rekruitmen CPNS Kota Kediri 2010, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri dikabarkan memanggil kelima nama CPNS yang tergeser tersebut. Bahkan, kelimanya ditengarai mendapat jaminan menjadi PNS pada rekruitmen berikutnya tanpa mengikuti tes.
Terkait pemanggilan kelima CPNS yang sebenarnya lolos murni dalam rekruitmen itu diungkapkan oleh koordinator masyarakat transparasi Kediri Arief Wijaya, yang juga anggota dari KMAK Kediri. “Kami mengetahui serta menyimpan surat tersebut. Surat itu dikeluarkan melalui Bagian Umum Pemkot Kediri. Bahkan, saat ini mereka dalam pemanggilan,” ungkapnya, Kamis (14/1).
Surat tersebut, imbuh Arief berisi dua point. Yaitu, satu membenarkan kelolosan kelima nama CPNS itu dalam rekruitmen bersama ke-440 CPNS yang lolos. Dan yang kedua adalah, adanya jaminan bagi kelimanya dapat menjadi PNS pada rekruitmen CPNS berikutnya yakni tahun 2010 nanti tanpa harus menjalani tes. “Pada saatnya nanti, surat ini akan kami buka ke publik, sehingga Pemkot Kediri tidak akan mampu mengingkarinya lagi. Oleh karena itu, kami terus mendorong pihak kepolisian mengusut kasus ini secara tuntas. Menyeret mereka yang bersalah meja hukuman,” ancam Arief.
Surat tersebut, dijelaskan Arief dikeluarkan oleh Kepala Bagian Umum dan diantarkan oleh Kepala Bagian Hukum Pemkot Kediri kepada 5 orang tersebut. “Dalam surat tersebut juga di tanda tangani oleh Wali Kota Samsul Ashar,” jelasnya.
Kelimana nama yang dimaksud antara lain, Melda Nistriana, Dyah Wahyuningtyas, Diana Yuli S, Luluk Mulyono dan Gunardi. Mereka tergeser dengan naman baru yang ditengarai 'siluman' yaitu, Meylina Uji Nastiti (dokter umum), ajudan Walikota, (perawat ahli), Aulia Fauzi menggeser Diana Yuli S (pengendali dampak lingkungan) dan Agus Zarqoni, serta Atiqoh.
Terpisah, Kepala Bagian Umum Pemkot Kediri Mochammad Ferry Djatmiko saat dikonfirmasi mengenai surat keluar untuk memanggil kelima CPNS terseger tersebut mengaku masih akan melakukan pengecekan pada Tata Usaha (TU). “Kalau surat keluar dari Lingkungan Pemkot Kediri saya pastikan tidak ada. Namun, apabila surat itu berasal dari SKPD, atau misalnya BKD, kami masih harus mengeceknya,” ungkap Ferry ditemui di ruangannya.
Diakui oleh Ferry jika segala urusan surat menyurat hubungannya dengan kedinasan harus melalui Bagian Umum, begitu juga dengan SKPD lain yang masih berada dibawah koordinasi Pemkot Kediri. “Kalau semisal BKD tetap melalui kami, namun hanya untuk permintaan nomor register, oleh karena itu biar saja crosscek dulu,” pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, KMAK Kediri membongkar praktik manipulasi data dalam rekruitmen CPNS Kota Kediri 2009. Sesuai dengan data KMAK, sedikitnya ada lima nama CPNS 'siluman' alias rekayasa yang berhasil menggeser posisi CPNS yang sebenarnya berhak lolos secara murni.
Lima nama yang disebut KMAK ditengarai adalah CPNS yang berasal dari titipan para pejabat di Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri. Kelimanya memiliki nilai dibawah standart kelulusan.
Thursday, January 14, 2010
Tuesday, January 12, 2010
GOR Molor, Dewan Siapkan Sanksi

KEDIRI – Pembangunan gelanggang olah raga (GOR) Kota Kediri yang hingga saat ini belum juga diserahkan ke pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri, Komisi C (Pembangunan, kesehatan dan pendidikan) mengancam akan memberikan sanksi.
“Sanksi pasti akan kami berikan, karena hingga deadline akhir tahun 2009 yang lalu, tak kunjung selesai,” kata Ketua Komisi C DPRD Kota Kediri, Soejoko Adi Purwanto
Menurut Soejoko, sanksinya saat ini masih dimusyawarahkan pihak komisi C. “Yang pasti sanksi-nya berupa denda tentunya,” ungkapnya.
Beberapa yang belum selesai dalam proses pembangunan GOR tersebut diantaranya, halaman luar GOR juga belum ad ataman dan juga pengaspalan. “Lihat saja, saat hujan sekarang, air masih masuk kedalam area GOR, berarti masih ada yang belum sempurna kan,” tanya politisi PDI Perjuangan ini.
Sementara itu, berdasarkan pantauan di lokasi GOR, saat hujan turun masih banyak air yang masuk ke dalam, para pekerja juga terlihat sibuk melakukan pekerjaannya menyelesaikan proyek yang menghabiskan anggaran APBD puluhan miliar rupiah tersebut.
Meski begitu, belum selesainya proyek GOR tersebut dibantah Edi Nur selaku manajemen konstruksi PT Wahana, pembangunan ini bukannya molor tapi masih proses penyempurnaan. “Bukan belum selesai, tapi tinggal proses penyempurnaan, seperti halnya memberikan tampu air biar air tidak lagi masuk kedalam GOR,” bantahnya.
Saat disinggung terkait belum adanya taman dan juga pengaspalan pada halaman GOR, Edi Nur mengatakan saat ini masih terkendala cuaca. “Kalau musim hujan seperti ini, kalau tetap dilakukan pengaspalan, hasilnya kurang bagus, jadi kita tunggu hingga musim hujannya selesai,” ungkapnya.
Dalam GOR tersebut, dijelaskan Edi Nur terdapat area lapangan yang bisa digunakan untuk kegiatan Bulutangkis, Bola Voli, basket, dan Badminton. “Luas lapangan 1700 M2, seluas 6 lapangan jika untuk Bulutangkis, 4 lapangan jika untuk Voli, 4 lapangan jika untuk basket,” jelasnya.
Sunday, January 10, 2010
17 Ibu Meninggal Saat Melahirkan
KEDIRI - Catatan ibu meninggal dalam proses kelahiran di Kabupaten Kediri masih relatif tinggi. Sepanjang tahun 2009, terdapat 17 kasus dan merupakan peningkatan 20% dari catatan yang sama di tahun 2008.
Data yang berhasil dihimpun dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri menyebutkan, 17 kasus ibu meninggal merupakan dari 24.707 proses kelahiran yang tercatat, baik di puskesmas, bidan desa maupun di rumah sakit. Jumlah tersebut merupakan peningkatan dibandingkan tahun 2008, dimana terdapat 14 kasus ibu meninggal dari sekitar 24 ribu proses kelahiran. “Berdasarkan rumus nasional, dimana terdapat 256 ibu meninggal dari setiap 100 ribu proses kelahiran, apa yang terjadi di wilayah kami memang masih relatif tinggi,” kata Kepala Bidang Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, dr.Nugroho Puji Lestario, saat ditemui disela kegiatan sosialisasi di Kantor Dinkes, Minggu (10/1).
Untuk penyebab masih tingginya kasus ibu meninggal dalam proses kelahiran, diakui karena sejumlah hal, diantaranya catatan 4T yang juga relatif banyak. 4T tersebut adalah terlambat deteksi resiko tinggi kelahiran, terlambat mengambil keputusan pertolongan, terlambat merujuk, hingga terlambat penanganan medis. “Terkait 4T itu tak lepas dari tingkat SDM masyarakat. Meski tidak banyak, tapi Kabupaten Kediri kan tergolong daerah kecil dengan kultur masyarakat jawa yang kental. Setiap proses kelahiran pasti ada saja tradisi unik yang terkadang justru menjadikan keterlambatan penanganan,” jelasnya.
Selain catatan 4T yang relatif banyak, masih tingginya kasus ibu meninggal dalam proses kelahiran adalah terkait kondisi kesehatan ibu hamil sendiri. Dari 17 kasus terdata, sebagian diantaranya diakibatkan resiko tinggi kehamilan yang meliputi usia ibu hamil, kondisi fisik yang terlalu pendek dan catatan kehamilan yang terlalu sering.
Untuk menekan kasus ibu meninggal dalam proses kelahiran terus meningkat, Dinas Kesehatan kabupaten Kediri diakui tengah menggalakkan P4K, yaitu Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi. Program yang mengedepankan fungsi bidan desa tersebut diterapkan dengan tujuan melakukan deteksi sejak dini atas setipa kehamilan dari warga masyarakat. “Sejauh ini P4K sudah kami terapkan di 26 desa dan hasilnya cukup menggembirakan. Kedepan bidan desa akan ditugaskan melakukan deteksi dini pada setiap kelahiran, sehingga jika memang dianggap resiko tinggi akan mendapatkan penanganan khusus hingga anjuran sectio (operasi caesar) di rumah sakit,” paparnya.
Data yang berhasil dihimpun dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri menyebutkan, 17 kasus ibu meninggal merupakan dari 24.707 proses kelahiran yang tercatat, baik di puskesmas, bidan desa maupun di rumah sakit. Jumlah tersebut merupakan peningkatan dibandingkan tahun 2008, dimana terdapat 14 kasus ibu meninggal dari sekitar 24 ribu proses kelahiran. “Berdasarkan rumus nasional, dimana terdapat 256 ibu meninggal dari setiap 100 ribu proses kelahiran, apa yang terjadi di wilayah kami memang masih relatif tinggi,” kata Kepala Bidang Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, dr.Nugroho Puji Lestario, saat ditemui disela kegiatan sosialisasi di Kantor Dinkes, Minggu (10/1).
Untuk penyebab masih tingginya kasus ibu meninggal dalam proses kelahiran, diakui karena sejumlah hal, diantaranya catatan 4T yang juga relatif banyak. 4T tersebut adalah terlambat deteksi resiko tinggi kelahiran, terlambat mengambil keputusan pertolongan, terlambat merujuk, hingga terlambat penanganan medis. “Terkait 4T itu tak lepas dari tingkat SDM masyarakat. Meski tidak banyak, tapi Kabupaten Kediri kan tergolong daerah kecil dengan kultur masyarakat jawa yang kental. Setiap proses kelahiran pasti ada saja tradisi unik yang terkadang justru menjadikan keterlambatan penanganan,” jelasnya.
Selain catatan 4T yang relatif banyak, masih tingginya kasus ibu meninggal dalam proses kelahiran adalah terkait kondisi kesehatan ibu hamil sendiri. Dari 17 kasus terdata, sebagian diantaranya diakibatkan resiko tinggi kehamilan yang meliputi usia ibu hamil, kondisi fisik yang terlalu pendek dan catatan kehamilan yang terlalu sering.
Untuk menekan kasus ibu meninggal dalam proses kelahiran terus meningkat, Dinas Kesehatan kabupaten Kediri diakui tengah menggalakkan P4K, yaitu Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi. Program yang mengedepankan fungsi bidan desa tersebut diterapkan dengan tujuan melakukan deteksi sejak dini atas setipa kehamilan dari warga masyarakat. “Sejauh ini P4K sudah kami terapkan di 26 desa dan hasilnya cukup menggembirakan. Kedepan bidan desa akan ditugaskan melakukan deteksi dini pada setiap kelahiran, sehingga jika memang dianggap resiko tinggi akan mendapatkan penanganan khusus hingga anjuran sectio (operasi caesar) di rumah sakit,” paparnya.
Sterilisasi Jalan Dhoho
KEDIRI – Setelah melakukan uji coba model parkir dari model sirip menjadi model parallel di sepanjang Jalan Dhoho Kota Kediri, Dinas perhubungan komunikasi dan informasi (Dishubkominfo) Kota Kediri menginginkan untuk sterilisasi dari parkir kendaraan roda dua dan empat.
Hal tersebut diungkapkan Kadishubkominfo, Achmad Sudradjad saat melakukan pemaparan dihadapan pihak kepolisian, LSM, paguyuban pedagang Jalan Dhoho, dinas terkait dan para wartawan beberapa waktu yang lalu. Dia berharap Pemkot melalui Dinas pekerjaan umum (DPU) untuk segera merealisasikan pembangunan area parkir di lahan eks Pasific Motor. “Kami harap dinas PU segera mewujudkan pembangunan area parkir di lahan milik Pemkot, agar pembeli tidak lagi memarkir kendaraannya di sepanjang Jl. Dhoho,” harapnya.
Karena menurut Sudradjad, volume kendaraan yang masuk di Jl. Dhoho sudah tidak memungkinkan lagi jika ditambah dengan adanya parkir di pinggir jalan, depan toko. “Pada jam-jam tertentu jalan tersebut sangatlah macet, jadi membuat petugas kami dan juga melibatkan petugas lantas harus ekstra kerja keras,” ungkapnya.
Saat disinggung terkait keluhan para pedagang jika dengan model parkir tersebut omzet mereka mengalami penurunan, Sudradjad menanggapinya dengan bersikap dingin. menurutnya, para pedagang boleh menolak, tetapi pihaknya menerapkan sistem parkir paralel berdasarkan aturan yang jelas, yakni Undang Undang Lalu Lintas yang baru tahun 2009. “Dalam Undang Undang tersebut, sistem parkir paralel harus diterapkan di semua jalan protokol di Indonesia termasuk di Kota Kediri. Tujuannya, untuk mencegah kemacetan dan demi kelancaran lalu lintas,” jawabnya.
Ahmad Sudrajad berharap, para pedagang bsia memahami aturan dan sistem parkir paralel diterapkan, demi kelancaran lalu lintas di jalan dhoho. Pemerintah Kota Kediri juga sedang mencari terobosan, untuk penyediaan tempat parkir yang luas dan representative.
Sementara itu, Plt Kepala DPU Kota Kediri, Budi Siswanto menanggpi usulan Sudradjad untuk membangun area parkir di lahan milik Pemkot bekas eks Pasific Motor, mengatakan, rencananya tahun ini akan segera dibangun lahan parkir tersebut. “Sebenarnya kami menunggu pihak swasta untuk membangun lahan parkir tersebut, namun tidak juga ada yang berminat,” ungkapnya.
Maka dari itu, pihaknya dengan menggunakan anggaran perawatan untuk jalan sebesar Rp 100 juta akan dialokasikan untuk pembangunan lahan parkir tersebut. “Nanti akan kami ambilkan dari anggaran untuk perawatan jalan,” ujarnya.
Wali Kota Kediri Samsul Ashar juga menginginkan lahan tersebut digunakan untuk lahan parkir Jl. Dhoho, menurutnya lokasinya sangat strategis, antara toko ujung selatan dan utara juga tidak jauh. “Kalau disini kayaknya pas tengah-tengahnya,” ungkapnya beberap waktu yang lalu.
Friday, January 8, 2010
Kumpulan nama-nama
Kumpulan Nama
• Sabrina ——– perempuan ———- Dari Sungai Severn —————– Latin
• Sadira ———- perempuan ———- Bunga Teratai ———————— Persia
• Safa ————- perempuan ———- Bersih / Murni ———————— Arab
• Safira ———- perempuan ———- Batu Safir —————————— Esperanto
• Sahara ——— perempuan ———- Cahaya Bulan ————————- Arab
• Sally ————- perempuan ———- Penyelamat ————————— Ibrani
• Samuel ——— Laki-Laki ————– Tuhan Maha Mendengar ——— Ibrani
• Sammy ——— Laki-Laki ————– Nama Panggilan Samuel ———- Ibrani
• Sandy ———– Laki-Laki ————– Penolong Umat Manusia ——— Yunani
• Sandra ——— perempuan ———- Penolong Umat Manusia ——– Yunani
• Sarah ———– perempuan ———- Seorang Putri ———————— Ibrani
• Sasha ———– perempuan ———- Penolong Umat Manusia ——— Rusia
• Saskia ———- perempuan ———- Suatu Unsur Saxon —————- Belanda
• Satria ———– Laki-Laki ————— Seorang Prajurit ——————– Indonesia
• Savanna —— perempuan ———– Terbuka / Polos ——————— Spanyol
• Sean ———— Laki-Laki —————- Tuhan Maha Pemurah ———— Celtic
• Sergio ———- Laki-Laki —————- Seorang Hamba ——————— Italia
• Shakira ——- perempuan ———— Bersyukur —————————— Arab
• Shanti ——— perempuan ———— Tenang dan Damai —————– Sansekerta
• Sharon ——– Laki-Laki —————– Dataran Sharon ——————— Ibrani
• Shiva ———- perempuan ————- Jinak / Ramah ———————– Sansekerta
• Sofia ———– perempuan ————- Bijaksana —————————— Spanyol
• Sophia ——– perempuan ————- Bijaksana —————————— Yunani
• Sophie ——– perempuan ————- Bijaksana —————————— Perancis
• Sonny ——– Laki-Laki —————– Anak-Anak ————————— Inggris
• Stacia ——— perempuan ————- Kebangkitan ————————- Inggris
• Stacy ———- perempuan ————- Sejahtera —————————– Latin
• Stella ———- perempuan ————- Sebuah Bintang ——————— Latin
• Stephanie — perempuan ———— Bunga / Mahkota ——————- Yunani
• Steven ——– Laki-Laki —————– Bunga / Mahkota —————— Yunani
• Susan ——— perempuan ————– Bunga Bakung ———————- Ibrani
• Sylvia ——— perempuan ————– Hutan ———————————- Latin
Nama - Nama Keren
• Talia ———— perempuan ———— Embun dari Surga —————— Ibrani
• Talitha ——– perempuan ———— Gadis Kecil —————————– Aramaic
• Tamara ——- perempuan ———— Pohon Palem ————————- Rusia
• Tania ———- perempuan ———— Ratu / Peri —————————– Rusia
• Tara ———— perempuan ———— Sebuah Bukit / Menara ———– Irlandia
• Tasha ———- perempuan ———— Singkatan dari Natasha ———– Rusia
• Teddy ———- Laki-Laki —————– Karunia Ilahi ————————– Inggris
• Terry ———– Laki-Laki —————— Kuat / Penguasa Rakyat ——– Inggris
• Tessa ———– perempuan ————- Singkatan dari Teresa ———– Yunani
• Thalia ———- perempuan ————- Lahir pada Hari Natal ————- Yunani
• Thomas ——- Laki-Laki —————– Kembaran dari Tommy ———- Yunani
• Tia ————— perempuan ————- Bibi ————————————– Spanyol
• Tiara ———— perempuan ————- Mahkota —————————— Yunani
• Timothy ——- Laki-Laki —————– Menghormati Allah —————- Yunani
• Titania ——— perempuan ————- Nama Ratu / Peri —————— Yunani
• Tommy ——– Laki-Laki —————– Kembaran dari Thomas ———- Yunani
• Tony ———— Laki-Laki —————– Singkatan dari Anthony ———- Inggris
• Sabrina ——– perempuan ———- Dari Sungai Severn —————– Latin
• Sadira ———- perempuan ———- Bunga Teratai ———————— Persia
• Safa ————- perempuan ———- Bersih / Murni ———————— Arab
• Safira ———- perempuan ———- Batu Safir —————————— Esperanto
• Sahara ——— perempuan ———- Cahaya Bulan ————————- Arab
• Sally ————- perempuan ———- Penyelamat ————————— Ibrani
• Samuel ——— Laki-Laki ————– Tuhan Maha Mendengar ——— Ibrani
• Sammy ——— Laki-Laki ————– Nama Panggilan Samuel ———- Ibrani
• Sandy ———– Laki-Laki ————– Penolong Umat Manusia ——— Yunani
• Sandra ——— perempuan ———- Penolong Umat Manusia ——– Yunani
• Sarah ———– perempuan ———- Seorang Putri ———————— Ibrani
• Sasha ———– perempuan ———- Penolong Umat Manusia ——— Rusia
• Saskia ———- perempuan ———- Suatu Unsur Saxon —————- Belanda
• Satria ———– Laki-Laki ————— Seorang Prajurit ——————– Indonesia
• Savanna —— perempuan ———– Terbuka / Polos ——————— Spanyol
• Sean ———— Laki-Laki —————- Tuhan Maha Pemurah ———— Celtic
• Sergio ———- Laki-Laki —————- Seorang Hamba ——————— Italia
• Shakira ——- perempuan ———— Bersyukur —————————— Arab
• Shanti ——— perempuan ———— Tenang dan Damai —————– Sansekerta
• Sharon ——– Laki-Laki —————– Dataran Sharon ——————— Ibrani
• Shiva ———- perempuan ————- Jinak / Ramah ———————– Sansekerta
• Sofia ———– perempuan ————- Bijaksana —————————— Spanyol
• Sophia ——– perempuan ————- Bijaksana —————————— Yunani
• Sophie ——– perempuan ————- Bijaksana —————————— Perancis
• Sonny ——– Laki-Laki —————– Anak-Anak ————————— Inggris
• Stacia ——— perempuan ————- Kebangkitan ————————- Inggris
• Stacy ———- perempuan ————- Sejahtera —————————– Latin
• Stella ———- perempuan ————- Sebuah Bintang ——————— Latin
• Stephanie — perempuan ———— Bunga / Mahkota ——————- Yunani
• Steven ——– Laki-Laki —————– Bunga / Mahkota —————— Yunani
• Susan ——— perempuan ————– Bunga Bakung ———————- Ibrani
• Sylvia ——— perempuan ————– Hutan ———————————- Latin
Nama - Nama Keren
• Talia ———— perempuan ———— Embun dari Surga —————— Ibrani
• Talitha ——– perempuan ———— Gadis Kecil —————————– Aramaic
• Tamara ——- perempuan ———— Pohon Palem ————————- Rusia
• Tania ———- perempuan ———— Ratu / Peri —————————– Rusia
• Tara ———— perempuan ———— Sebuah Bukit / Menara ———– Irlandia
• Tasha ———- perempuan ———— Singkatan dari Natasha ———– Rusia
• Teddy ———- Laki-Laki —————– Karunia Ilahi ————————– Inggris
• Terry ———– Laki-Laki —————— Kuat / Penguasa Rakyat ——– Inggris
• Tessa ———– perempuan ————- Singkatan dari Teresa ———– Yunani
• Thalia ———- perempuan ————- Lahir pada Hari Natal ————- Yunani
• Thomas ——- Laki-Laki —————– Kembaran dari Tommy ———- Yunani
• Tia ————— perempuan ————- Bibi ————————————– Spanyol
• Tiara ———— perempuan ————- Mahkota —————————— Yunani
• Timothy ——- Laki-Laki —————– Menghormati Allah —————- Yunani
• Titania ——— perempuan ————- Nama Ratu / Peri —————— Yunani
• Tommy ——– Laki-Laki —————– Kembaran dari Thomas ———- Yunani
• Tony ———— Laki-Laki —————– Singkatan dari Anthony ———- Inggris
Subscribe to:
Posts (Atom)