Thursday, April 11, 2013

Kisruh, Pilihan Ketua Persikmania Ditunda

KEDIRI - Musyawarah Besar (Mubes) pilihan Ketua Forum Komunikasi Suporter Persik (FKSP) Kediri pereode 2013-2015 gagal digelar. Pemilihan pimpinan persikmania yang sedianya dilaksanakan, pada 5 April lalu itu ditunda hingga Juni mendatang.

Ketua FKSP Mohammad Hanif merasa telah dilangkahi oleh sekelompok orang yang menyebut tim 9. Ia menengarai rencana Mubes yang digagas tim 9 tidak lebih dari nuansa kepentingan yang justru mengabaikan kepentingan klub Persik Kediri. "Mereka tidak jadi menggelar Mubes. Sesuai mekanisme, Mubes memang harus melalui persiapan panjang. Terutama, harus diketahui oleh pembina FKSP (Walikota Kediri) dan pengumpulan seluruh koordinator wilayah (korwil)," ujar Mohammad Hanif, Kamis (11/04/2013)

Diakui Hanif, masa jabatannya telah berakhir, sejak 12 Desember 2012 lalu. Tetapi demi kepentingan tim Macan Putih, rencana Mubes lebih baik ditunda hingga akhir kompetisi agar tidak ada persoalan ihwal dukungan suporter terhadap klub

Informasi yang dihimpun, tim 9 telah melakukan serangkaian kegiatan persiapan Mubes FKSP sejak Maret lalu. Pada 31 Maret mereka sudah melakukan sosialisasi pemilihan Ketua FKSP yang sedianya digelar. pada 5 April kemarin.

Akan tetapi, karena adanya protes, akhirnya rencana itu gagal digelar. Hanif kemudian mengadakan pertemuan dengan sejumlah korwil yang dikemas dalam acara silaturahmi persikmania di Gedung Nasional Indonesia (GNI) bebera waktu lalu

Dalam kesempatan itu, menurut sumber beritajatim.com, Hanif bercerita bahwa dirinya telah dilangkahi oleh sejumlah orang yang menyebut tim 9. Tim sengaja akan menggelar Mubes karena masa kepemimpinan Hanif sudah berakhir sejak 12 Desember lalu.

Karena pertikaian antara Ketua FKSP dengan tim 9 terus memanas, kedua belah pihak kemudian dipertemukan dalam suatu forum, tiga hari lalu. Hasil dari pertemuan tersebut diputuskan bahwa Mubes ditunda hingga akhir kompetisi 2013. (*)

Wednesday, April 10, 2013

Antisipasi Esek-esek Di Kediri, Polisi Razia Tempat Hiburan Malam

KEDIRI - Mendindak lanjuti banyaknya laporan masyarakat, adanya kegiatan prostitusi hingga tari striptis di beberapa tempat hiburan serta menciptakan suasana kondusif. Petugas Polres Kediri Kota, Jawa Timur melakukan razia tempat hiburan malam, Kamis (11/4) dinihari.

Dalam razia tersebut, petugas mencari sasaran pengunjung yang tidak membawa identitas. Pasalnya, sesuai informasi, praktek prostitusi di Kota Tahu ini ditengarai dilakukan oleh orang luar daerah.

Razia pertama kali, petugas Polres Kediri Kota mendatangi tempat karaoke NAV 2. Dari tempat itu, petugas hanya mendata seluruh pengunjung dan meminta untuk menunjukkan kartu identitas. Satu per satu pengunjung tak luput dari sasaran razia petugas.

Kemudian petugas melanjutkan razia ke tempat karaoke di jalan patiunus. Ditempat ini,  petugas penemukan banyak pengunjung maupun wanita penghibur yang tidak membawa identitas diri. Namun petugas hanya memberikan peringatan.

Kasubag humas Polres Kediri Kota AKP Surono mengatakan, razia sengaja tidak membawa barang bukti maupun mengamankan. Karena sifatnya hanya patroli dialogis. "Kita hanya berikan masukan dan saran kepada pemilik tempat hiburan agar menjaga suasana Kota Kediri tetap kondusif dan terhindar dari ajang perbuatan mesum," ujarnya.

Untuk diketahui, dalam razia tersebut, petugas tak membawa hasil dengan membawa pengunjung maupun berbagai minuman keras yang terlihat diedarkan secara bebas ditempat hiburan malam tersebut.  *)

80 Persen Program Benih Ikan di Kediri Salah Sasaran

KEDIRI - Kalangan dewan Kota Kediri, Jawa Timur menilai bantuan benih ikan di Kota Kediri belum tepat sasaran. Pasalnya, selama ini banyak kelompok tani di Kota Kediri yang belum pernah tersentuh program pembenihan ikan oleh Dinas Pertanian Kota Kediri.
 
Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri Soejoko Adi Purwanto mengatakan, berdasarkan laporan dari masyarakat, sekitar 80 persen kelompok petani ikan selama ini tidak pernah sama sekali mendapatkan bantuan benih ikan. “Dari banyak kelompok tani, mungkin hanya 20 persen saja yang dapat,” ujarnya saat dalam rapat dengar pendapat bersama Dinas Pertanian, Rabu (10/4).
 
Selain itu, menurut politisi PDI Perjuangan ini, Seringkali, petani ikan malah mengaku kesulitan jika mengajukan bantuan pembenihan ikan. Bahkan, sering kali dijumpai masyarakat yang mendapatkan bantuan benih ikan, melainkan bukan dari petani ikan. “Malah saya pernah menjumpai yang mendapat bantuan bukan dari petani ikan, ini kan bisa dinilai salah sasaran. Muncul kelompok-kelompok dadakan,” kata pria yang juga berprofesi sebagai petani ikan ini.
 
Untuk itu, pihaknya meminta dinas pertanian kota kediri melakukan evaluasi tentang program bantuan pembenihan ikan. “Kami minta Dinas Pertanian benar-benar melakukan evaluasi dan pengawasan ketat terkait program ini,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Semeru Singgih mengaku akan melakukan pemantauan langsung jalannya program bantuan pembenihan ikan di Kota Kediri. “Baik, terima ksaih atas masukannya, kami akan melakukan pantauan dan pengawasan langsung dilapangan,” kata Singgih didepan Komisi B
 
Menurutnya, tahun ini ada alokasi anggaran khusus untuk pembenihan ikan yang diberikan pada kelompok tani senilai Rp 900 juta. “Tahun lalu bisa terserap sekitar 300 juta untuk kelompok tani. Mudah-mudahan tahun ini bisa terserap semua,” ujarnya.
 
Masih kata Semeru Singgih, di Kota Kediri saat ini ada sekitar 40-an kelompok petani ikan. Namun sesuai data dari Dinas Pertanian, tahun 2012 lalu hanya sekitar 16 kelompok tani yang mendapatkan bantuan.

Manfaat dan Khasiat Temulawak

Banyak masyarakat Indonesia yang meninggal oleh penyakit hepatitis A/B/C serta terjangkit penyakit hepar / liver. Bila sdh terjangkit penyakit itu barulah kita kebingungan mencari obat kesana - sini demi kesembuhan. Sebenarnya sangatlah mudah diatasi utk mengantisipasi agar penyakit berbahaya itu masuk ke dalam organ dalam tubuh kita yang sangat vital (hepar/hati), dengan cara mengkonsumsi "temulawak" setiap hari.

Ada berbagai kasiat dari "temulawak" yang sdh diketahui namun bnyk masyarakat saat ini jarang mengetahuinya. Silahkan simak beberapa artikel dibawah ini, semoga bermanfaat :
Kasiat "temulawak" Diantaranya :

a. Sebagai detox alami untuk liver atau hati,
b. Sebagai antiseptik dan antibakteri alami terutama berguna untuk mengobati luka bakar,
c. Karena khasiatnya sebagai anti-peradangan alami, dapat mengatasi gejala peradangan sendi (rematik) & serangan asam urat,
d. Meningkatkan kualitas juga jumlah ASI.
Penawar rasa sakit alami, terutama ketika masa menstruasi pada wanita,
e. Dapat membantu kontrol metabolisme lemak dalam tubuh dan kadar kolesterol,
f. Memperbaiki metabolisme sistem pencernaan tubuh,
g. Meningkatkan vitalitas tubuh,

*. Khasiat temulawak lainnya adalah :
1. sebagai pengencer darah dapat membantu mencegah serangan jantung atau stroke
Kandungan xanthorrhizolnya dapat berfungsi sebagai anti kariogenik yaitu pencegah berkembangnya bakteri perusak gigi,
2. Mengatasi maag, sakit kepala, masuk angin, sembelit juga jerawat di wajah,
3. Minyak atsirinya mampu meningkatkan produksi cairan empedu dan menekan terjadinya pembengkakan dalam jaringan tubuh,
4. Dipercaya sebagai penambah nafsu makan untuk segala usia. (berbagai sumber)

Ratusan Simpatisan Bahar Iringi Pengembalian Formulir Bakal Cawali Kediri



KEDIRI - Menjelang penutupan pendaftaran bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Kediri di DPC PDI Perjuangan, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Bambang Harianto mengembalikan formulir pendaftaran ke kantor DPC PDI Perjuangan Kota Kediri, Jalan Teuku Umar, Rabu (10/4).

Dengan diiring-iringi pendukungnya, berupa 50 becak, 75 sepeda motor dan ratusan simpatisan, Bahar mengembalikan formulir pendaftaran ke kantor DPC sekitar pukul 20.00 WIB.

Dengan dikembalikan formulir pendaftaran ini, Bahar – sapaan akrab Bambang Harianto – mengaku siap mencalonkan diri sebagai bakal calon Walikota melalui PDI Perjuangan. “Sebagai kader PDI Perjuangan yang patuh dan tunduk kepada aturan, saya tetap maju melalui mekanisme partai,” ujarnya.

Untuk proses selanjutnya, dikatakan pria yang juga pernah menjabat Ketua DPRD Kota Kediri periode 2004-2009 ini mengaku akan mengikuti aturan sepenuhnya kepada institusi tertinggi partai. “Untuk siapa rekom nantinya, saya ikuti aturan sepenuhnya pada institusi tertinggi partai,” ujarnya.

Adapun keinginannya maju menjadi bakal calon walikota Kediri melalui PDI Perjuangan, Bahar mengusung misi ‘Maju Mapan’ yang merupakan kepanjangan Mandiri, Jujur, Amanah dan Transparan. “Lahirnya otonomi daerah, pemerintah harus mampu mewujudkan masyarakat yang mandiri, jujur, amanah dan transparan,” ujarnya.

Dengan dikembalikan formulir pendaftaran bakal calon walikota dan wakil walikota oleh Bahar, maka di DPC PDI Perjuangan sudah ada bakal calon. Mereka Bahar dan juga ketua DPC PDI Perjuangan Wara S. Renny Pramana. (arif)