Saturday, April 13, 2013

Tak Restui Anaknya Menikah, Oknum Polisi Rusak Acara Pernikahan



KEDIRI - Acara pernikahan yang seharusnya merupakan pesta paling sakral dan penuh kemeriahan justru berbalik menjadi petaka. Peristiwa tersebut terjadi saat pernikahan pasangan pengantin Hasan Fatoni dan Dewi Puspita di Desa Tertek Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Jumat (12/4).
Peristiwa bermula saat Purwanto, seorang oknum Polisi berpangkat Aiptu dan tugas di Polsek Ngantru warga asal Desa Kecamatan Kras Kabupaten Kediri, bersama Antok anaknya datang dan mengamuk dan diduga melakukan pengrusakan memecah kaca rumah dan piring saat jamuan makan berlangsung di rumah pemilik hajat menggunakan sebuah engkol.

Kasubbag Humas AKP Budi Nurtjahjo membenarkan adanya kejadian pengrusakan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota polisi tersebut. Namun begitu, pihak Polres Kediri saat ini belum bisa memastikan pelaku yang sebenarnya karena saat ini masih dalam penyelidikan. “Untuk pelaku masih kita selidiki kebenarannya. Kalau dari data yang kami dapatkan, memang informasi yang melakukan penggrusakan adalah seorang anggota polisi yang dinas di Polsek Ngantru Tulungagung dengan pangkat Aiptu sedang dalam cuti dinas bersama anaknya,” kata Budi Nurtjahjo, Sabtu (13/4).

Lebih lanjut Budi menjelaskan, kalau memang nanti benar bahwa palakunya adalah sorang anggota Polisi, maka pelaku akan bisa ditindak karena melanggar pasal 406 KUHP tentang pengrusakan sekaligus bisa dikenakan pelanggaran disiplin pada kesatuannya. “Kita sebagai anggota polisi tidak kebal hukum. Kalau memang melakukan pelanggaran, maka semua tetap ditindak sesuai prosedur hukum yang berlaku.” imbuh Budi Nurtjahjo.

Pantauan di lapangan, petaka tersebut muncul saat pasangan mempelai pulang dari melaksanakan Ijab Qobul di Kantor KUA Kecamatan Pare sekitar pukul 10.00 Wib.
Tanpa diketahui penyebabnya, Aiptu Purwanto bersama Antok anaknya dengan mengendarai Mobil Avanza datang ke lokasi pesta pernikahan dan tiba-tiba ngamuk serta melakukan pengrusakan. “Informasi yang kami dapatkan, ternyata Purwanto adalah orang tua dari pengantin perempuan dan tidak merestui pernikahan anak gadisnya,” pungkas Budi Nurtjahjo. (*)


No comments:

Post a Comment