Friday, November 8, 2013

Video Pelajar SMP Dipaksa Mesum Gegerkan Warga

Salah satu adegan yang terekam kamera
KEDIRI - Sebuah video mesum yang diduga diperankan oleh dua orang pelajar SMP di Kediri, Jawa Timur beredar. Video berjudul “Mov 0001" itu menggambarkan adegan asusila pasangan kekasih dibawah paksaan seseorang.

Informasi yang diperoleh dari salah seorang warga Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, video tersebut telah beredar sejak satu bulan terakhir. Tetapi baru dua hari menghebohkan masyarakat.

Video itu berdurasi 19,35 menit dengan kapasitas file sebesar 16.2 MB. Jika melihat kualitas gambarnya, video diambil menggunakan kamera handphone (HP). Sebab, gambarnya bergerak-gerak dan beresolusi rendah.

Menurut warga, pemeran video tersebut diyakini dua orang pelajar SMP asal Kecamatan Pare. Mereka melakukan perbuatan asusila di hutan yang mirip dengan salah satu kawasan wisata di Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri.

Melihat adegan serta suaranya, kedua pemeran melakukan adegan layaknya suami-istri dibawah paksaan, karena sebelumnya mereka kepergok tengah pacaran di hutan. “ Ojo kopitan ae, ayo dang main. Nek mbantah tak bacok. Awas nek nolak tak gowo nang polo kampong (kasun)," suara seseorang yang diduga perekam dengan nada mengacam.

Selama adegan berlangsung, perekam terdengar terus mengintimidasi kedua pelajar SMP itu. Bahkan, keduanya dipaksa membersihkan bekas perbuatan asusila itu secara bergantian. ” Pemeran dipaksa membersihkan bekas sperma di kemaluan menggunakan mulut. Begitu juga sebaliknya yang dilakukan oleh pihak lelaki terhadap pasangannya,” kata warga Desa Gedangsewu, Jumat (8/11).

Warga mendapatkan video mesum pelajar SMP itu dari teman-temannya. Penyebaran itu dilakukan melalui fasilitas bluetooth. Masyarakat meyakini, jika penyebar pertama adalah pelaku perekam. ”Kami berharap pihak Kepolisian segera bisa mengusut pelaku perekam video mesum tersebut. Ada kabar bahwa kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polres Kediri,” kata masih kata warga.

Sayangnya, terkait laporan beredarnya video mesum tersebut, pihak kepolisian Polres Kediri enggan berkomentar. Mereka menolak memberikan keterangan kepada wartawan.
 
Sementara itu, Cornelius Vrian salah satu warga yang juga sempat melihat video sangat menyayangkan beredarnya video tersebut. Dan pihaknya meminta kepolisian untuk sehera mengusut kasus itu. “Harusnya pihak kepolisian segera bertindak dan tidak harus menunggu laporan terlebih dahulu,” ujarnya.(*)

No comments:

Post a Comment