Sunday, March 3, 2013

Rayakan Ulang Tahun Berujung Maut


KEDIRI – Perayaan ulang tahun Linda, bocah asal Dusun Sidodadi, Desa Canggu, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri berujung duka. Pasalnya, usai merayakan ulang tahun yang ke 9 itu, 2 teman Linda meninggal tenggelam di sungai yang berjarak sekitar 200 meter dari rumahnya.

Peristiwa duka yang terjadi sekitar pukul 08.00 itu bermula saat Linda dan teman sekolahnya merayakan hari ulang tahunnya. Perayaan ulang tahun yang berlangsung dirumah Linda di hadiri oleh seluruh teman sekolahnya di Madrasah Ibtidaiyah (MI) dusun Sidodadi. Sebagaimana umumnya perayaan ulang tahun, Linda dan teman-temannya saling melumuri muka dengan kue ulang tahun hingga semua anak-anak yang ikut merayakan belepotan kue.

Usia perayaan, Linda dan teman-temannya berniat bermain disungai yang berada di sebelah rumahnya. Kondisi semua anak-anak yang belepotan kue membuat sebagian anak-anak tersebut berniat mandi disungai tersebut utuk membersihkan belepotan kue yang ada di tubuhnya. Namun sesampai do lokasi tidak semua anak mandi, hanya sekitar 6 anak yang kemudian mandi di sungai tersebut. Mmereka adalah Nazila (10) warga Dusun Bloran, Desa Canggu, Yolanda (11) Linda (9), Aprilia (11), Amelia (11), Nadia (10) kesemuanya warga Dusun Sidodadi, Desa Canggu.

Saat mandi, tiga anak berniat berenang ketengah sungai mendekati dam yang berada di sungai itu ketiganya adalah Nazila, Yolanda, dan Linda namun ketiga anak yang masih duduk di kelas 4 MI itu tidak mengetahui jika sungai tersebut memiliki kedalaman sekitar 4 hingga 5 meter dan berbahaya bagi dirinya mereka.

Ketiganya kemudian tenggelam di tengah sungai. Melihat temanannya tenggelam, teman-teman Linda berteriak meminta pertolongan. Mendengar teriakan tersebut, Adi (13) yang sedang mencari batu segera berlari dan memberikan pertolongan.

Andi yang sudah terbiasa berenang mencari batu di sungai tersebut langsung berenag menyelamatkan ketiga anak itu. Linda yang berada lebih kepinggir bisa diselamatkannya. Namun kedua teman Linda, yakni Nazila dan Yolanda tidak bisa dia selamatkan karena masuk ke pusaran air yang berada di permukaan bendungan.

Hingga akhirnya warga sekitar datang dan berusaha mencari keduanya. Setelah beberapa saat mencari akhirnya warga berhasil menemukan keduanya sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Warga sekitar berhasil menemukan keduanya setelah sekitar 1 jam mencari di pusaran dam tersebut, yaitu sekitar pukul 09.00 wib. “Tadi anak-anak itu beru saja merayakan ulang tahun di Rumah Linda, kemduian bemain dan mandi di sungai dekat dam disebelah barat rumah Linda. Dam itu dalamnya sekitar 4 hingga 5 meter, karena tidak mampu berenag akhirnya 3 anak tenggelam. Melihat ada temannya tenggelam anak-anak yang lain berteriak minta tolong. Adi yang berada disekitar lokasi langsung datang menolong Linda. Tapi dua emannya tidak bisa ditolong karena masuk pusaran,” jelas Santoso ( 40) warga sekitar.

Petugas Identifikasi dari Polres Kediri dan Polsek Pare yang datang berserta petugas medis dari puskesmas setempat saat datang dilokasi kejadian setelah semua korban berhasil di temukan warga. Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan petugas kesehatan menunjukan tudak ada unsure kesengajaan dalan kejadian tersebut. kedua korban meningggal karena terlalu lama tenggelam hingga akhirnya tidak bisa bernafas dan akhirnya meninggal dunia.

Kasubag Humas Polres Kediri AKP Budi Nurdtahjo juga menyatakan hal yang sama. Menurut Budi peristiwa yang terjadi adalah murni musibah yang tidak ada unsure kesengajaan. Budi berharap peristiwa tersebut dapat menjadi pelajaran bagi warga masyarakat agar senantiasa mengawasi anak-anak mereka dalam bermain. “Kejadian ini murni musibah, jadi tidak didapatkan unsur kesengajaan. Saat ini seluruh korban sudah kita serahkan pada pihak keluarga untuk segera di makamkan,” jelas Budi. (kdr-1/rif)

No comments:

Post a Comment