Friday, May 10, 2013

Tak Kunjung Terealisasi, Dewan Pertanyakan Pembangunan Kampus UB



KEDIRI - Belum juga terealisasinya pembangunan Universitas Brawijaya (UB) Kediri hingga memasuki pertengahan tahun 2013 ini,  kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kediri ganti mempertanyakan keseriusan Pemkot Kediri dan UB untuk dimulainya proses pembangunan kampus di kelurahan Mrican.

Ketua Komisi C DPRD Kota Kediri Hadi Sucipto mengatakan, pihaknya sudah memberikan persetujuan pembangunan kampus yang dibuktikan dengan adanya Surat Keputusan (SK) persetujuan, sejak akhir tahun 2012 lalu. “Dulu saat masih proses, pemkot terkesan memprovokasi masyarakat untuk melakukan unjuk rasa mendesak dewan, kali ini ganti kami yang mempertanyakan,” tegasnya, Jumat (10/5).


Bahkan, sejak diserahkan SK persetujuan pembangunan UB di lahan seluas 23 hektar di kelurahan Mrican tersebut, hingga kini belum juga ada titik terang kappa dimulainya pembangunan kampus. “Hingga saat ini belum jelas, kapan dimulainya proses pembangunannya,” ujarnya.

Masih kata Hadi, pihaknya mengingatkan Pemkot Kediri agar jangan sampai menciderai hati nurani masyarakat kota kediri, dengan tidak segera membangun kampus UB. Ia juga berharap, tahun ini pemkot dan UB untuk segera memulai proses pembangunan kampus. “Jangan sampai kepercayaan yang diberikan masyarakat pudar, dengan tidak segera membangun kampus,” ujarnya.

Apalagi, kata Hadi, terkait nasib beberapa mahasiswa UB Kediri yang saat ini terlanjur kuliah di UB Kediri, yang selalu cemas menunggu tempat perkuliahan resmi milik UB.

No comments:

Post a Comment