Sunday, March 17, 2013

Tempatkan Petugas Pantau PKL


KEDIRI – Dalam rangka kedatangan tim penilai Adipura 2013, Satpol PP Kota Kediri menempatkan petugasnya dibeberapa titik untuk memantau para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang tetap berjualan diatas trotoar dan juga melakukan patroli rutin. Selain itu, petugas juga mengerahkan dua tim untuk melakukan pembersihan terhadap sarana promosi bodong maupun kadaluwarsa, Senin (18/3).

Dua tim itu bergerak berpencar ke wilayah timur dan barat Sungai Brantas. Mereka menyisir ruas jalan untuk mencari sarana promosi yang menyalahi ketentuan dan merusak keindahan kota. Petugas langsung turun dari truk dan melepaskan sarana promosi dari tempatnya. Misalnya di Jl Mayjen Panjaitan, petugas menurunkan hampir seluruh spanduk yang terpasang di pojok simpang empat RS Baptis. Selain itu, berbagai papan reklame yang dipaku pada batang pohon juga dicabuti. Petugas juga memberikan peringatan dan teguran pada pemilik usaha yang memajang saran promosi melebihi batas badan jalan.

Kasi Trantib Satpol PP Pemkot Kediri, Djati Utomo mengatakan, kegiatan pembersihan dilakukan untuk menjaga kerapian dan keindahan kota. Tidak hanya pada momen penilaian adipuran, kondisi kota yang rapi dan indah dari pemasangan sarana promosi yang menyalahi aturan menjadi prioritas kerja Satpol PP. “Kami sudah sering melakukan sosialisasi tentang pemasangan sarana promosi. Jadi penertiban tidak hanya untuk kepentingan adipura tapi untuk terus menjaga kerapian dan keindahan kota," kata Djati, Senin (18/3).

Seperti diketahui, Kota Kediri kedatangan tim penilai lomba adipura. Tim dari kementerian lingkungan hidup itu akan mulai menjalankan tugasnya pada hari ini. Selain menggencarkan penertiban terhadap sarana produksi, Satpol PP juga meminta para pedagang kaki lima untuk libur berjualan. Para PKL diminta libur sejak hari Minggu kemari. Pasalnya, selama ini para PKL tersebut kebanyakan berjualan di atas trotoar sehingga mengganggu ketertiban dan kenyamanan pejalan kaki. (*)

No comments:

Post a Comment