Friday, April 19, 2013

Cegah Kecurangan Unas SMP di Kota Kediri, Semua Pihak Harus Kerja Ekstra



KEDIRI – Meski pelaksanaan ujian nasional (UN) tingkat SMA sederajat sudah usai dan di Kota Kediri tidak ditemukan tanda-tanda kecurangan. Namun demikian, Komisi C DPRD kota Kediri meminta pihak Dinas Pendidikan tidak lengah dan tetap bekerja ekstra melakukan jalannya pelaksanaan ujian nasional tingkat SMP yang akan dilaksanakan pada senin depan.

Anggota Komisi C DPRD Kota Kediri Yudi Ayubchan mengatakan, semua pihak, mulai dari pengawas, Dinas Pendidikan juga harus melakukan kinerja sesuai tugas, pokok dan fungsinya. Mulai dari pemilahan soal, pendistribusian, hingga pelaksanaan, harus berjalan maksimal. “Meski UN tingkat SMA tidak ada masalah, jangan membuat Dinas Pendidikan lengah, tetap harus bekerja maksimal,” pesan Yudi Ayubchan, Jumat (19/4).

Menurutnya, jika lengah, bisa saja kemungkinan terjadi kekacauan pada UN tingkat SMP nanti. “Minimal seperti pelaksanaan UN tingkat SMA, meski sempat ada isu peredaran kunci jawaban, namun isu-isu tersebut langsung direspon dan dinyatakan jika isu tersebut tidak benar,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Agus DS mengatakan, untuk materi soal UN tingkat SMP, kemungkinan datang, Jumat malam. “Sesuai rencana awal, nanti malam datang dan langsung disimpan di Mapolres Kediri Kota,” kata Agus, Jumat (19/4).

Sementara untuk jenis soal, kata Agus, juga sama seperti soal UN tingkat SMA. Yakni terdapat 20 jenis soal dengan bobot yang sama. “Untuk jenis soalnya, sama dengan soal-soal UN tingkat SMA. Yakni, 20 macam soal,” jelasnya.

Untuk diketahui, dalam pelaksanaan ujian nasional tingkat SMA pada Senin sampai Kamis lalu, di Kota Kediri tidak ditemukan tanda-tanda kebocoran soal. Selain jenis soal yang mencapai 20 model, petugas kepolisian juga menempatkan 3 petugasnya dimasing-masing tempat pelaksanaan ujian nasional.  (*)

No comments:

Post a Comment