Wednesday, April 3, 2013

Silpa Tinggi, Dewan Anggap Pemkot Kurang Perencanaan


KEDIRI - Kalangan DPRD Kota Kediri, Jawa Timur mengeluhkan kinerja Pemkot Kediri kembali tingginya sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) tahun 2012. Sesuai data dari laporan keterangan pertanggung jawaban (LKPJ) Walikota Samsul Ashar tahun 2012, Silpa tahun 2012 mencapai 119 milyar lebih. Akibatnya, anggaran ratusan milyar tersebut harus dikembalikan ke kas daerah.

Ketua komisi B DPRD kota kediri Reza Darmawan mengatakan, tingginya Silpa menunjukkan kinerja pemkot kediri tidak optimal. Kondisi itu berdampak macetnya program pembangunan yang langsung menyentuh ke masyarakat. “Tingginya Silpa, merupakan bentuk kurang siapnya perencanaan rpigram kegiatan pada masing-masing Satker,” ujarnya.
Reza menambahkan, Pemkot kediri harus segera mengevaluasi kinerja aparatnya, agar program pembangunan yang sudah direncanakan berjalan lancar. Evaluasi bisa dalam bentuk pembinaan aparatur pemerintah, sehingga pelaksanaan program yang menyentuh ke masyarakat lebih maksimal.

untuk diketahui, sesuai dalam LKPJ Walikota tahun 2012 sisa lebih perhitungan anggaran mencapai Rp 120 milyar. jumlah itu meningkat dibanding tahun sebelumnya yang hanya sekitar Rp 100-an milyar.

No comments:

Post a Comment